Focus & Scopes


Jurnal Antikorupsi Integritas membahas kajian korupsi dan anti-korupsi dengan cakupan bidang kajian yang spesifik, antara lain:

  1. Penanganan perkara korupsi, Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), gratifikasi, pidana korporasi, pemulihan aset (asset recovery), dan eksaminasi putusan peradilan: ilmu hukum pidana, kajian hukum administrasi, kajian kriminologi, ilmu akuntansi, kajian akuntansi forensik, dst
  1. Korupsi di daerah, korupsi di sektor sumber daya alam, politik dan pemerintahan, infrastruktur, pangan, pelayanan publik, dan isu transparansi: kajian lingkungan, kajian otonomi daerah, kajian administrasi publik, dan lainnya
  2. Aspek sejarah dan penyebab korupsi, modus korupsi, partisipasi publik, pencegahan korupsi berbasis budaya dan kearifan lokal: ilmu sejarah, ilmu budaya, ilmu sosiologi, ilmu antropologi, dan kajian pemberdayaan komunitas/masyarakat.
  3. Pemberitaan korupsi di media massa dan media sosial, serta pendidikan dan kampanye antikorupsi: ilmu komunikasi, ilmu sosiologi, ilmu antropologi, ilmu psikologi, kajian media, ilmu jurnalistik, kajian semiotika dan lainnya.
  4. Keorganisasian, kinerja dan hasil kerja KPK: kajian komunikasi organisasi, kajian keuangan negara, dan seterusnya.
  5. Perbandingan penanganan korupsi antarlembaga dan antarnegara; kajian kawasan Amerika, Eropa, Afrika, dan Asia-Pasifik.
  6. Korupsi, agama dan perempuan: kajian agama (Islam, Kristen, Protestan, Hindu, Budha dan lainnya), kajian fiqh kontemporer, kajian gender dan seterusnya.
  7. Dampak korupsi, mulai dari aspek ekonomi, sosial, politik, birokrasi-pemerintahan, hukum, psikologi, budaya dan lainnya: kajian patologi sosial, ilmu ekonomi dan manajemen, sosial-budaya dan seterusnya.
  8. Penggunaan teknologi dalam pemberantasan korupsi: kajian sains dan teknologi, teknologi informasi, sistem informasi, manajemen informasi, teknik informatika, dan teknik komputer.