Login or Register to make a submission.

As part of the submission process, authors are required to check off their submission's compliance with all of the following items, and submissions may be returned to authors that do not adhere to these guidelines.

  • The manuscript to be sent has never been published in part or in full in other journals, print media, books, handouts, or seminars
  • Submitted manuscripts, must use the template provided on the front page of the application and sent via the online system.
  • The author has clearly read the rules in writing a script that has been defined on the start page of the application
  • The author guarantees the article submitted is original and there is no plagiarism
  • The author agrees to transfer the copyright from the author to the Integrity Journal

AUTHOR GUIDELINES


  • Panduan Umum
    1. Naskah yang diterima oleh Jurnal Integritas adalah artikel penelitian empiris, kajian literatur, dan artikel teoretis mengenai korupsi atau subyek yang berhubungan dengan korupsi.
    2. Naskah yang diterima oleh Jurnal Integritas adalah karya ilmiah original yang belum pernah dipublikasikan baik sebagian maupun keseluruhan dalam jurnal lainnya, prosiding konferensi ilmiah, buku, media massa atau media lainnya baik cetak maupun elektronik, dan materi ceramah dalam seminar atau perkuliahan. 
    3. Naskah yang diterima oleh Jurnal Integritas adalah naskah yang relevan dengan skup Jurnal Integritas, memiliki nilai kepioniran dan signifikansi ilmiah, memiliki nisbah pustaka acuan primer sekurang-kurangnya 80 persen, dan memiliki nisbah derajat kemutakhiran sekurang-kurangnya 80 persen dari seluruh pustaka acuan merupakan terbitan 10 tahun terakhir.  
    4. Naskah yang diterima oleh Jurnal Integritas adalah yang ditulis mempergunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris yang baik dan benar.
    5. Naskah yang diterima oleh Jurnal Integritas adalah naskah yang ditulis mempergunakan template yang disediakan oleh Jurnal Integritas.  
    6. Penulis mengirimkan naskahnya secara online melalui link https://jurnal.kpk.go.id/index.php/integritas/OlSubmissions.
    7. Penulis yang naskahnya dinyatakan diterima untuk dipublikasikan oleh Jurnal Integritas wajib mengisi Formulir Persetujuan Pengalihan Hak Cipta (Copyright Transfer Agreement Form) yang disediakan Jurnal Integritas.
  • Penulis disarankan menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley dengan mempergunakan format APA Style. 

 

  • Panduan Teknis
  • Panjang naskah adalah 4000-8000 kata dengan tebal naskah maksimal 25 halaman termasuk gambar, diagram, dan tabel.
  1. Ukuran kertas yang digunakan adalah A4 dengan format satu kolom dan batas halaman (margin) mirror default.
  2. Struktur dan isi naskah mencakup Judul Artikel, Nama Penulis, Afiliasi Penulis, Alamat Surat Elektronik Penulis, Abstrak dalam Bahasa Inggris, Abstrak dalam Bahasa Indonesia, Kata Kunci, Pendahuluan (latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian atau kajian, penelitian terdahulu, kerangka teori atau tinjauan pustaka, metode penelitian), Hasil dan Diskusi, Penutup, Referensi. 
  3. Judul Artikel harus lugas dan informatif yang dirumuskan sebanyak-banyaknya dalam 12 kata (Bahasa Indonesia) dan 10 kata (Bahasa Inggris). Judul Artikel diketik mempergunakan font Cambria ukuran 16, spasi ganda (double), tebal (bold), diposisikan di tengah (center), dengan spasi before 12 poin dan after 18 poin.
  4. Nama Penulis ditulis secara lengkap, tanpa pangkat, kedudukan, dan gelar. Bila terdapat lebih dari satu penulis, nama penulis ditulis secara lengkap dalam satu baris. Nama Penulis diketik 1 baris setelah Judul Artikel mempergunakan font Cambria ukuran 11, spasi tunggal (single), diposisikan di tengah (center).
  5. Afiliasi Penulis diketik 1 baris di bawah nama penulis dengan mempergunakan font Cambria ukuran 11, spasi tunggal (single), dan diposisikan di tengah (center).
  1. Jika penulis lebih dari satu dan berasal dari afiliasi yang sama, maka cukup ditulis satu afiliasi saja.
  2. Jika penulis lebih dari satu dan berasal dari afiliasi yang berbeda, maka ditulis nama afiliasi berurutan ke bawah sesuai dengan urutan nama penulis.
  1. Alamat Surat Elektronik Penulis diketik 1 baris di bawah Afiliasi Penulis dengan mempergunakan font Cambria ukuran 11, spasi tunggal (single), dicetak miring (italic), dan diposisikan di tengah (center). 
  2. Penulisan judul bab pada artikel dimulai dari penulisan judul Abstrak, Pendahuluan, Temuan dan Diskusi, Penutup, dan Referensi, seluruhnya menggunakan font Cambria ukuran 12, spasi 1.15, tebal (bold). Setiap penulisan judul bab diberi jarak satu baris kosong dengan isi bab sebelumnya.
  3. Abstrak memuat ringkasan kajian/penelitian dan di dalamnya tidak terdapat kutipan, tidak bersifat evaluatif, serta tidak lebih dari 150 kata untuk Bahasa Indonesia dan 100 kata untuk Bahasa Inggris. Abstrak diikuti dengan kata kunci (keywords) sekurang-kurangnya lima kata dan sebanyak-banyaknya sepuluh kata. Kata kunci digunakan untuk memudahkan penyusunan indeks artikel.
  4. Penyajian tabel dalam kajian.
  1. Tabel disajikan dengan judul berada di bagian atas dan keterangan di bawah tabel apabila menggunakan tabel yang berasal dari sumber lain. Tambahkan informasi tahun pada keterangan tabel yang dipisahkan dengan tanda koma (,).
  2. Judul tabel berada di tengah (center), sedangkan keterangan tabel berada di sisi kiri sejajar dengan garis terluar tabel dengan font Cambria ukuran 10.
  3. Garis yang digunakan pada tabel adalah garis horizontal atas dan bawah pada baris pertama, dan garis horizontal pada baris paling bawah. Jika tabel yang disajikan menyatakan jumlah, maka garis horizontal pada bagian atas baris paling bawah juga dinyatakan.
  4. Tabel tidak diberi warna dan tidak terpotong pada halaman yang berbeda karena harus menjadi satu bagian yang utuh.
  5. Pada paragraf yang akan disajikan tabel, maka tidak disarankan untuk menuliskan kata “…seperti yang tergambar dalam tabel di bawah ini” tetapi menuliskannya “…seperti yang tergambar dalam Tabel 1”. 

Contoh format tabel:

Tabel 1.

Tindak Lanjut Kasus Dugaan TPK dari BPK oleh APH tahun 2003 s.d. April 2014

 

APH

LHP

Kasus

Dilimpahkan

Lidik

Sidik

Tut

Vonis

Polri

30

60

0

27

9

3

7

Kejagung

95

201

41

29

27

13

76

KPK

98

175

4

41

4

13

20

Jumlah

223

437

45

97

40

29

103

Kurs USD

11.500

 

  1. Penyajian gambar
  1. Gambar yang disajikan dalam bentuk skema, grafik, diagram alir, diagram batang, diagram lingkaran, bagan, dan foto diberi nomor urut dengan angka (1, 2, 3, dst).
  2. Judul berada di bawah gambar dan keterangan diletakkan di bagian bawah apabila gambar yang digunakan menggunakan sumber lain dengan posisi berada di tengah (center). Tambahkan informasi tahun pada keterangan gambar yang dipisahkan dengan tanda koma (,). Penyajian keterangan gambar ditulis dengan font Cambria ukuran 9.
  3. Gambar yang digunakan pada naskah adalah gambar hitam putih dengan size yang kecil. Apabila gambar yang disajikan berwarna, pastikan bahwa dapat tetap terlihat dengan jelas ketika dicetak hitam-putih.
  4. Pada paragraf yang akan disajikan gambar, maka tidak disarankan untuk menuliskan kata “…seperti gambar di bawah ini” tetapi menuliskannya “…seperti Gambar 1”.
  5. Gambar yang disajikan pada naskah dikirimkan dalam lampiran terpisah dengan size yang lebih besar min. 300dpi 

Contoh gambar:

Gambar 1. Peta Resiko Implementasi Kebijakan Ketenagakerjaan dalam Perusahaan

 

  1. Penggunaan kutipan (langsung dan tidak langsung) diperbolehkan dalam penulisan jurnal ini. Penggunaan kutipan menggunakan format APA Style. Seluruh kutipan yang digunakan harus dimasukkan dalam daftar pustaka. 
  1. Penyataan kutipan langsung ditulis persis seperti tulisan asli dari sumber tertentu, dapat berupa kutipan singkat atau panjang. Kutipan singkat terdiri dari 4 baris, sedangkan jika lebih dari 4 baris dinamakan kutipan Panjang
  2. Penyajian kutipan langsung dalam naskah ditandai dengan tanda kutip (“…”) dan jika diperlukan diberikan keterangan pada catatan kaki (footnote) sebagai tambahan informasi.
  3. Jika ada bagian kutipan yang tidak dimasukkan, maka dituliskan dengan tanda baca ellipsis (…)
  4. Pernyataan kutipan tidak langsung dinyatakan dengan menuliskan nama dan tahun saja. Dalam mengutip tidak langsung, penulis menyusun informasi dalam parafrase, jadi tidak hanya menerjemahkan.
  5. Sumber kutipan dapat ditulis pada awal atau akhir kutipan yang dimasukkan dalam tanda kurung (). Penempatan sumber kutipan (pada awal atau akhir kutipan) tidak boleh mengaburkan bagian yang dikutip.
  6. Pencantuman halaman sumber kutipan setelah tahun bersifat wajib jika isi teks yang dikutip jelas letak halamannya.
  7. Nama penulis suatu sumber kutipan hanya ditulis nama belakang, diikuti tahun dan halaman sumber kutipan. Pencantuman halaman setelah tahun dipisahkan oleh tanda titik dua. Contoh: kutipan pada awal Anggi (1999:18), kutipan pada akhir (Anggi, 1999:18)
  8. Jika penulis sumber kutipan terdiri atas dua orang, kata penghubung penulis pertama dan kedua menggunakan ”dan” (tidak menggunakan simbol ”&”; serta tidak menggunakan kata penghubung ”and” walaupun literaturnya berbahasa Inggris, kecuali seluruh naskah ditulis menggunakan bahasa Inggris). Contoh: (Indra dan Gina, 1997:13)
  9. Jika penulis lebih dari dua orang, hanya nama belakang penulis pertama yang ditulis sebagai sumber kutipan, diikuti kata et al. yang dicetak miring (italic), kemudian tahun dan halaman sumber kutipan. Contoh (Ahmad et al., 1993:14).
  10. Jika sumber kutipan merupakan literatur terjemahan (buku, artikel, dll), maka yang disebut sebagai sumber adalah nama penulis asli (bukan penerjemah), diikuti tahun penerbitan literatur asli (bukan tahun penerbitan hasil terjemahan). [Catatan: nama penerjemah hanya dinyatakan dalam daftar pustaka]
  11. Jika sumber kutipan tidak menyebut nama penulis, tetapi menyebut nama lembaga, maka yang disebut adalah nama lembaga lengkap tanpa disingkat kemudian diikuti tahun sumber kutipan yang diberikan tanda kurung (). Contoh: Komisi Pemberantasan Korupsi (2010)
  12. Jika sumber kutipan berasal dari sumber kedua, maka penulisan pertama adalah sumber kutipan asli yang diikuti tahun kutipan kemudian ditambahkan kata “dalam” yang diteruskan dengan nama penulis kedua tempat anda mengambil kutipan beserta tahun. Penggunaan kata “dalam” dicetak miring (italic). [Catatan: pada daftar pustaka hanya mencantumkan referensi dari nama penulis kedua]. Contoh: George (1898) dalam Agus (2009:20)
  1. Referensi memuat sumber-sumber yang dikutip di dalam penulisan artikel. Disarankan menggunakan aplikasi Mendeley. Kutipan dan referensi ditulis dengan format APA Style yang disusun secara alfabetis. Jika penulisan referensi lebih dari satu baris, maka baris kedua, dst lebih masuk ke dalam sejauh 1 tab. Referensi ditulis dengan font Cambria ukuran 11 dengan spasi tunggal.
  1. Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun penerbitan, judul buku (cetak miring), edisi buku, nama penerbit, kota penerbit. Contoh:

Wiley, J. (2006). Contemporary Financial Management. 3rd ed. Mc. GrowHill. Los Angeles.

Yaya, R., A.E. Martawireja, dan A. Abdurahim. (2009). Akuntansi Perbankan Syariah: Teori dan Praktik Kontemporer. Edisi Pertama. Cetakan Pertama. Salemba Empat. Jakarta.

  1. Buku Teks Terjemahan

Aturan penulisan: nama belakang penulis asli, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun penerbitan, judul buku asli (cetak miring), edisi/cetakan, nama penerbit, kota penerbit, nama penerjemah, tahun, judul buku (cetak miring), edisi/cetakan, nama penerbit, kota penerbit. Contoh:

Cresswell, J.W. (2008). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Third Edition. Sage Publication. California. Terjemahan A. Fawaid. 2010. Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Cetakan 1. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Kieso, D.E., J.J. Weygandt, dan T.D. Warfield. (2007). Intermediate Accounting. Twelfth Edition. John Wiley & Sons, Inc. USA. Terjemahan E. Salim. 2008. Akuntansi Intermediate. Edisi Keduabelas. Jilid 2. Erlangga. Jakarta.

  1. Buku Terbitan Lembaga/Badan/Organisasi

Aturan penulisan: nama lembaga/badan/organisasi, tahun penerbitan, judul buku (cetak miring), edisi/cetakan, nama penerbit, kota penerbit. Contoh:

Komisi Pemberantasan Korupsi. (2009). Laporan Tahunan 2009: Perjuangan Melawan Korupsi Tak Pernah Berhenti. KPK. Jakarta.

  1. Buku Terbitan Lembaga/Badan/Organisasi (Berisi Himpunan Peraturan, UU, dan sejenisnya) Aturan penulisan: nama lembaga/badan/organisasi, tahun penerbitan, judul peraturan/UU yang dirujuk (cetak miring), nomor atau seri peraturan/UU, edisi/cetakan, nama penerbit, kota penerbit. Contoh:

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2011). Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 58 (Revisi 2009). DSAK-IAI. Jakarta.

Financial Accounting Standard Board (FASB). (2000). Using Cash Flow Information and Present Value in Accounting Measurement. Statement of Financial Accounting Concept No. 7. FASB. Norwalk.

  1. Peraturan, Undang-Undang, dan sejenisnya (cetak lepas, tidak berupa buku himpunan)

Aturan penulisan: nomor dan tahun peraturan/UU, judul peraturan/UU yang dirujuk (cetak miring), tanggal pengesahan/penerbitan (jika ada), nomor lembaran negara (jika ada), organisasi penerbit (jika ada), kota tempat pengesahan/penerbitan. Contoh:

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005. Standar Nasional Pendidikan. 16 Mei 2005. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41. Jakarta.

Statement of Financial Accounting Concept No. 7 (2000). Using Cash Flow Information and Present Value in Accounting Measurement. Financial Accounting Standard Board. Norwalk.

  1. Artikel dalam Jurnal

Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun penerbitan, judul artikel, nama jurnal (cetak miring), volume dan nomor jurnal (nomor jurnal dalam tanda kurung), nomor halaman artikel dalam jurnal. Contoh:

Riduwan, A. (2010). Etika dan Perilaku Koruptif dalam Praktik Manajemen Laba. Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia 14(2): 121-141.

Riduwan, A., I. Triyuwono, G. Irianto, dan U. Ludigdo. (2010). Semiotika Laba Akuntansi: Studi Kritikal-Posmodernis Derridean. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia 7(1): 38–60.

  1. Artikel Seminar/Simposium (dalam Prosiding)

Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun penerbitan, nama prosiding (cetak miring), nomor dan volume prosiding (jika ada), tanggal seminar/simposium, penerbit prosiding (jika ada, cetak miring), nomor halaman artikel dalam prosiding. Contoh:

Dewi, A. R. (2003). Pengaruh Konservatisme Laporan Keuangan Terhadap Earnings Response Coeficient. Prosiding Simposium Nasional Akuntansi VI Surabaya. Universitas Airlangga: 119-159.

Fidiana, I. Triyuwono, dan A. Riduwan. (2012). Zakah Perspectives as a Symbol of Individual and Social Piety: Developing Review of the Meadian Symbolic Interactionism. Global Conference on Business and Finance Proceedings 7(1). January 3-6. The Institute of Business and Finance Research: 721-742

  1. Artikel Seminar/Simposium (cetak lepas)

Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun penerbitan, nama seminar/simposium (cetak miring), tanggal seminar/simposium, nomor halaman artikel. Contoh:

Kalana, I., S. Ngumar, dan I.B. Riharjo. (2012). Independensi Auditor Berbasis Kultur dan Filsafat Herbert Blumer. Simposium Nasional Akuntansi XV Banjarmasin. 20-23 September: 1-25.

Riduwan, A. (2012). Realitas dalam Cermin Retak: Laba Akuntansi dalam Bingkai Penafsiran Praktisi Bisnis Non-Akuntan (Studi Hermeneutika-Kritis). Simposium Nasional Akuntansi XV Banjarmasin. 20-23 September: 1-22.

  1. Artikel dalam Buku Antologi dengan Editor

Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun penerbitan, judul artikel, judul buku (cetak miring), nama editor buku, penerbit, kota penerbit. Contoh:

Azra, A. (2005). Pluralisme Islam Dalam Perspektif Historis. Dalam Nilai-Nilai Pluralisme Islam: Bingkai Gagasan Yang Berserak. Editor M. Sururin. Cetakan 1. Penerbit Nuansa. Bandung. 

Barth, M.E. (2004). Fair Values and Financial Statement Volatility. Dalam The Market Dicipline Across Countries and Industries. Editor C. Borio, W.C. Hunter, G.G. Kaufman, dan K. Tsatsaronis. MIT Press. Cambridge.

  1. Skripsi/Tesis/Disertasi

Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun, judul skripsi/tesis/disertasi, skripsi/tesis/disertasi (cetak miring), nama program studi dan/atau perguruan tinggi, kota tempat perguruan tinggi. Contoh:

Samsi, N. (2012). Pengaruh Pengalaman Kerja, Independensi, dan Kompetensi terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan dengan kepatuhan Etika Auditor sebagai Variabel Pemoderasi. Tesis. Program S2 Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA). Surabaya.

Williams, J.W. (2002). Playing the Corporate Shell Game: The Forensic Accounting and Investigation Industry, Law, and the Management of Organizational Appearance. Dissertation. Graduate Programme in Sociology. York University. Toronto. Ontario.

  1. Artikel dari Internet

Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun, judul, alamat e-mail (cetak miring), tanggal dan jam unduh. Contoh:

Himman, L.M. (2002). A Moral Change: Business Ethics After Enron. San Diego University Publication. http:ethics.sandiego.edu/LMH/oped/Enron/index.asp. 27 Januari 2008 (15:23).

  1. Makalah Pidato Ilmiah dan semacamnya

Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun, judul, sifat/tujuan makalah (cetak miring), nama kegiatan, tanggal kegiatan, kota tempat kegiatan. Contoh:

Raka, G. (2003). Menggarisbawahi Peran Idealisme, Karakter dan Komunitas dalam Transformasi Institusi. Makalah Orasi Ilmiah. Sidang Terbuka Senat Peringatan Dies Natalis ke-44 Institut Teknologi Bandung. 2 Maret. Bandung.

  1. Artikel dari Majalah atau Surat Kabar

Aturan penulisan: nama belakang, singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun, judul artikel (cetak miring), nama majalah/surat kabar, tanggal, halaman, kota penerbit. Contoh:

Mangunwijaya, Y.B. (1992). Pendidikan Manusia Merdeka. Harian Kompas. 11 Agustus. Halaman 15. Jakarta.

  1. Berita dari Majalah atau Surat Kabar

Aturan penulisan: nama majalah/surat kabar, tahun, judul berita (cetak miring), nomor dan/atau volume (jika ada), tanggal, halaman, kota penerbit. Contoh:

Koran Tempo. (2002). Belajar dari Skandal Enron. 5 Februari. Halaman 21. Jakarta

Majalah Tempo. (2002). Jatuhnya Enron. No. XXXVIII. 23 Januari. Halaman 18. Jakarta