Jurnal Antikorupsi INTEGRITAS (p-ISSN: 2477-118X; e-ISSN: 2615-7977) adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang menerbitkan hasil penelitian, kajian, dan buah pemikiran teoritis maupun konseptual pada isu antikorupsi di semua bidang disiplin ilmu. INTEGRITAS terbit secara berkala dua kali dalam setahun dan diterbitkan pertama kali pada November 2015.

INTEGRITAS dapat diterjemahkan menjadi beragam pengertian. Kamus Besar Bahasa Indonesia menjabarkan makna integritas sebagai “Mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran.” Sebagai salah satu dari lima nilai dasar pribadi kode etik KPK (Religiusitas; Integritas; Kerja Sama; Profesionalisme; dan Kepemimpinan), integritas sendiri diartikan sebagai “Kesatuan antara pola pikir, perasaan, ucapan, dan perilaku yang selaras dengan hati nurani dan norma yang berlaku.”

Dari sekian banyak penafsiran yang ada, dapat dikerucutkan bahwa integritas memiliki kata kunci: konsistensi pada nilai-nilai kebenaran, kejujuran, berbudi luhur, dan bisa dipercaya. Esensi inilah yang menginspirasi KPK untuk menjadikan INTEGRITAS sebagai nama jurnal ilmiahnya.

Keberagaman topik yang diangkat dalam Jurnal Antikorupsi INTEGRITAS ini hendaknya dapat dipandang sebagai ‘undangan’ bagi para penulis dan peneliti untuk berdiskusi, menemukan dan mengembangkan pandangan keilmuannya. Perbedaan sudut pandang dalam menelaah sebuah fenomena adalah keniscayaan dalam dunia akademis. Namun dialog ilmiah harus terus dibangun meski harus melintasi jalan bercabang, demi menumbuh-kembangkan pemikiran dan wawasan, khususnya di bidang isu antikorupsi.

Kami berharap, Jurnal Antikorupsi INTEGRITAS dapat menjadi wadah keilmuan yang memotivasi dan memfasilitasi para cerdik cendekia dalam melakukan penelitian ilmiah bidang isu antikorupsi. Karena pengetahuan dan integritas sebagai salah satu nilai penyusun perilaku antikorupsi, sejatinya harus seiring sejalan, sebagaimana yang pernah dituliskan sastrawan Inggris di abad 18, Samuel Johnson dalam salah satu karyanya, “Integrity without knowledge is weak and useless, and knowledge without integrity is dangerous and dreadful.”